Sejarah Desa/Nagari

Diposkan Oleh : Administrator | Tanggal : 26 Agustus 2016 08:38:09
  • Sejarah Nagari

Sejarah Nagari Pulau Rajo Inderapura adalah berasal dari pemekaran nagari induk yakni Nagari Muara Sakai Inderapura. Pada tahun 2011 dimasa Pemerintahan Wali Nagari Bapak Junaidi, Nagari Pulau Rajo Inderapura terdiri dari 2 kampung dibawah satu kerapatan Adat Nagari yaitu :

1.

Kampung

Batang Tindih (Pasir Ganting)

2.

Kampung

Air Pilah (Air Uba)

 

 

 

 

 

 

Kemudian untuk pemerintahan Nagari di Sumatera Barat berakhir pada tahun 1983 dengan diberlakukan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa. Maka pada tanggal 1 Juli 1983 dengan surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat nomor: SK-162/GSB/1983, maka mulai tanggal 1 Agustus 1983 Pemerintahan Nagari dihapuskan dan dibentuk Pemerintahan Desa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979, dengan demikian Kampung berubah statusnya menjadi desa dari Tahun 2011 sampai sekarang yaitu;

1.

Desa

Pulau Rajo Inderapura

   Desa Pulau Rajo Inderapura sebagai Penjabat Kepala Desa yang Pertama yaitu Bapak Junaidi. Desa Pulau Rajo Inderapurasebagai Penjabat Kepala Dusun saat itu yaitu By. Jek, dan Andriadi dibentuk  Sebanyak 2 (dua) kampung seperti:

1.

Kampung

Batang tindih (Pasir Ganting)

2.

Kampung

Air Pilah (Air Uba)

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Peisisr Selatan Nomor : 62 Tahun 2011 tentang Pembentukan Pemerintahan Nagari Pulau Rajo Inderapura Kecamatan Airpura dipimpin Langsung dari Pegawai Camat (PNS) sebagai Penjabat Wali Nagari Pulau Rajo InderapuraYaitu Iswandi. Dan dibantu oleh 2 (dua) orang Kepala Urusan yakni ; 1. Kepala Urusan Pemerintahan (Damra), dan Kepala Urusan Kemasyarakatan (Putri Melli). dan 2 (dua) orang Kepala Kampung. Saudara By. Jek Kepala Kampung Batang tindih (Pasir Ganting) dan Air Pilah (Air Uba) Andriadi

          Pada masa Penjabat Wali Nagari terbentuk Badan Permusyawaratan Nagari yang disingkat “BAMUSNag” yang terdiri dari 5 (lima) orang dari 5 (lima) Unsur diketahui oleh Maradis,MBac dari unsur Cadiak pandai, wakil ketua Busral dari unsur Ulama, Sekretaris Tesnel.H dari unsur Bundo kanduang, Anggota Mardiwinta dari unsur Generasi muda, dan Rky. Rahim dari unsur Ninik mamak. Dengan kerja sama Pemerintahan Nagari dengan masyarakat secara aman, damai dan lancar lahirlah Wali Nagari Defenitif yaitu JUNAIDI Seorang tokoh Masyarakat yang kreatif. Pada bulan Desember 2017 habis masa jabatan wali nagari Junaidi kembali Nagari Pulau Rajo Inderapura dijabat oleh Pegawai negeri sipil dari kecamatan yaitu “ Penjabat Wali Nagari Pulau Rajo Inderapura Burhanuddin,SE “. Dalam masa tugas Penjabat wali nagari Pulau Rajo Inderapura terbentuk Bamus nagari dari 5 unsur yaitu : Unsur Cadiak Pandai ( Bustamar Effendi), unsur Ulama (Oga Sukri,S.Sos.I), unsur Ninik mamak (Yuliarman), unsur Generasi muda (Amzan), dan unsur bundo kanduang (Depi Sutri). Tugas Utama dari Bamus membentuk pilwana untuk Wali Nagari devenitif. Pada tanggal 16 Desember 2016 terpilihlah Wali Nagari Pulau Rajo Inderapura devenitif SALFARUDDIN.Spddan dilantik pada tanggal  6 Januari  2017.


Komentar untuk artikel ini telah ditutup.